H Sobih Asrori, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan meminta pemkab memprioritaskan gedung sekolah yang mengalami kerusakan parah dalam proyek rehabilitasi. Langkah tersebut bertujuan agar aktivitas proses belajar siswa tidak sampai terganggu.
Desakan tersebut disampaikan oleh H Sobih Asrori, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan. Politikus PKB ini menyadari masih banyak lembaga pendidikan, baik tingkat SD maupun SMP negeri/swasta di Kabupaten Pasuruan yang mengalami kerusakan. Baik itu kerusakan sedang, berat, maupun ringan.
BACA JUGA:
- Komisi II DPR RI Bahas Sengketa Lahan TNI AL dengan Warga Pasuruan
- Pemkab Pasuruan Kembali Raih Opini WTP atas LKPD 2025
- Sosialisasi Pendidikan Moral Islamiyah, Anggota DPRD Jatim Aida: Pondasi Generasi Muda Berdaya Saing
- Jalan Rusak di Kabupaten Pasuruan Jadi Sorotan Dewan, Wewenang dan Anggaran Dikupas
Hal itu lantaran alokasi anggaran yang tersedia belum mampu mengkaver semua lembaga.
"Memang belum bisa ditangani semua lembaga pendidikan yang rusak, lantaran anggaran yang tersedia belum mencukupi. Maka dalam penanganan nanti, hendaknya dinas terkait memprioritaskan lembaga yang mengalami kerusakan berat," jelasnya.
Diketahui, tahun 2022 ini 27 lembaga yang mendapatkan perbaikan atau rehabilitasi. Sedangkan lembaga pendidikan yang rusak berat ada 16 SD dan 21 SMP. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





